“SKENARIO PEMBELAJARAN PAI SMP”
A. Mata Pelajaran
Pendidikan Agama Islam
B. Sasaran
Siswa SMP kelas VII semester 1
C. Durasi
2 jam pelajaran (2 x 40 menit)
D. Materi
Pembelajaran
Iman Kepada Allah SWT
E. Kompetensi
Dasar
3.3 Memahami makna Asma’ul Husna: Al-Alim,
Al-Khabir, As-Sami’, dan
Al-Basir
4.3 Menyajikan
contoh perilaku yang mencerminkan orang yang
meneladani al-Asma’u al-Husna:
al-’Alim, al-Khabir, as- Sami’, dan
al-Bashir
F. Tujuan
Pembelajaran
Siswa dapat mencontohkan perilaku yang mencerminkan keteladanan dari
sifat-sifat Asma’ul Husna: Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami’, dan Al-Basir
G. Pengantar
Siswa kelas VII diharapkan dapat mencontohkan perilaku yang sesuai dengan cerminan
keteladanan Asma’ul Husna yang dipelajrai (Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami’, dan
Al-Basir) untuk dapat di terapkan dan di implementasikan dalam kehidupan
sehari-hari.
H. Sinopsis
Pembelajaran ini di awali dengan membaca Asma’ul Husna dengan nyanyian agar
membangkitkan semangat dari peserta didik. Guru kemudian menyajikan beberapa
kegiatan yang berkaitan dengan Asma’ul Husna yang akan di pelajari agar
pemantapan materi dapat di resapi oleh peserta didik dengan lebih mudah dan
dapat di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari apa yang telah di pelajari di
sekolah.
I. Setting
Ruang kelas: terdiri dari meja dan kursi guru serta meja dan kursi siswa
J. Properti
-
Laptop
-
Proyektor
-
Speaker
-
Guntingan
kertas karton dengan lafadz Asma’ul Husna
K. Talent
Guru dan siswa kelas VII SMP
L. Naskah
1. Kegiatan Awal
a.
Guru memasuki
ruangan kelas
b.
Guru
mengucapkan salam
c.
Siswa membalas
salam
d.
Guru menunjuk
ketua kelas untuk memimpin doa
e.
Siswa berdoa
dan di iringi pembacaan Asma’ul Husna
f.
Selesai membaca
Asma’ul Husna guru mengabsen siswa
g.
Guru memulai
pembelajaran dengan melakukan apresiasi dan ice breaking
Guru: “anak-anak, pembelajaran kali ini kita akn membahas materi tentang
Asma’ul Husna, ada yang tahu berapa jumlah Asma’ul Husna..?”
Siswa mengangkat tangan kemudian menjawa “ada 99 bu”
Guru: “Baik, pada pertemuan kali ini kita akan mempelajari beberapa
nama-nama indah yang di miliki Allah
SWT. yaitu Al-Alim, Al-Khabir, As-Sami’, dan Al-Basir. Pada pelajaran kali ini
kita akan belajar dalam bentuk kelompok-kelompok kecil. Ketua kelas silahkan
mengkondisikan dalam bentuk 4 kelompok yang di beri nama dengan nama Asma’ul
Husna”
Gilang: “baik bu. Oke teman-teman, untuk kelompok satu dari baris pertama ke
belakang nama nya al-‘Alim ya. Baris kedua al-Khabir, baris ketiga As-Sami’ dan
baris ke empat al-Basir. Selesai bu.
Guru: “terimakasih gilang, nah disini kita akan belajar dengan cara diskusi
kelompok ya, pada setiap nama kelompok nanti kalian cari pengertiannya, setelah
itu cari hal yang berkaitan dengan nama kelompok kalian tersebut.
2. Kegiatan inti
a. Mengamati
Sebelum melakukan diskusi kelompok, guru menyiapkan bahan tayang yang
berhubungan dan bertolak belakang dengan nama kelompok yang sudah dibagi.
Guru: “baik anak-anak, sekarang coba kalian amati gambar yang ibu tampilkan. Lalu
kemudian kalian diskusikan dengan kelompok kalian masing-masing. Jangan lupa,
pada setiap kelompok ada ketua kelompok dan juga notulennya.
(siswa mengamati bahan tayang dengan cermat sampai selesai).
Guru: baik, sekarang coba setiap kelompok silahkan perwakilannya mengemukakan
hasil pengamatan dari bahan tayang yang ibu berikan. Dan bagi kelompok yang
lain silahkan mendengarkan. Silahkan dari kelompok as-Sami’ terlebih dahulu.
(siswa maju kedepan dan mengemukakan hasil pengamatan kelompoknya tentang
nama Allah as-Sami’ dan peserta lain mendengarkan dengan seksama”.
Guru: “dari pengamatan kelompok ketiga tadi dapat kita pahami bahwa allah itu maha
mendengar. Contoh yang dapat kita ambil dari nama ini yaitu, Allah selalu
mendengarkan doa hamba-hamba-Nya. dan Maha baiknya Allah mampu mengabulkan
semua permintaan hambanya pada waktu yang tepat.
b. Mempertanyakan/mengeksplorasi
Guru: “coba dari masing-masing kelompok memberikan satu pertanyaan satu sama lain”.
Andre: “bu, apabila Allah itu maha mendengar, kenapa Allah itu tidak langsung mengabulkan
permintaan hamba-Nya..?”
Guru: “begini anak-anak, kenapa Allah tidak langsung mengabulkan doa hambanya,
itu karena allah memberikan apa yang di butuhkan oleh hamba-Nya, bukan apa yang
di inginkan oleh hamba-Nya, dan juga Allah ingin melihat sampai sejauh mana
usaha yang dilakukan oleh seorang hamba untuk mendapatkan apa yang di
inginkannya”
Salma: “bu, Allah itu kan Maha Mengetahui, bagaimana cara Allah mengetahui setiap
apa yang di kerjakan oleh makhluk-makhluknya..?”
Guru: “nama Allah itu saling berkaitan antara satu dengan yang lain, allah itu
besar, tak ada satupun yang luput dari-Nya, mulai dari hal besar ssampai kepada
hal kecil yang bahkan terselubung di tiap-tiap hati hamba-Nya, karna di setiap
makhluk-Nya, Allah ada di sana”.
“sekarang coba kalian jawab soal yang ada di buku siswa halaman 12-13
bagian ke dua ya”
c. Mengasosiasikan
(Guru meminta siswa untuk menyimpulkan hasil diskusi seperti yang telah di
informasikan guru di awal pembelajaran, merangkum materi dalam bentuk tulisan).
Guru: “seperti yang di awal sudah kita sepakati, setiap kelompok menuliskan hasil
diskusi yang berisi tentang nama yang sesuai dengan nama kelompok, dan jangan
lupa untuk membuat kesimpulan tentang materi yang kita pelajari hari ini”
Siswa: “baik bu”
Guru: “satu lagi, diakhir nanti kalian simpulkan keterkaitan Asma’ul Husna yang
kita pelajari sekarang dengan kehidupan sehari-hari ya”.
d. Mengkomunikasikan
(siswa di persilahkan untuk maju ke depan kelas untuk mempresentasikan
hasil dari diskusi yang dilakukan bersama kelompoknya masing-masing, lalu
kemudian secara random akan di mintak untuk bertanya mengenai hal yang di
presentasikan oleh kelompok penyaji)
Guru: “untuk presentasi pertama ibu persilahkan kepada kelompok satu terlebih dahulu
ya” (kelompok satu mempresentasikan materi tentang Al-‘Alim serta
pengaplikasian terhadap kehidupan sehari-hari
3. Penutup
a. Memberikan makna materi yang telah dibahas
untuk kehidupan
Guru: “ anak-anak
materi yang kita pelajari dapat memberikan makna dalam kehidupan kita, mengenai
sifat Allah, Al-Alim kita harus percaya bahwa Allah maha mengetahui segala
sesuatu baik yang tampak atau yang ghaib, pengetahuan Allah tak terbatas oleh
ruang dan waktu, kemudian mengenai sifat Allah Al-Khabir, yang artinya maha
waspada, Allah yang menciptkan milyaran makhluk dengan berbagai ragamnya. Semua
diketahui dengan detail, penuh kecermatan dan kewaspadaan, baik secara lahir
maupun batin, dan sifat Allah As-Sami yang artinya maha mendengar, Allah akan
senantiasa mendengar apa yang kita ucapkan baik yang terbesit didalam batin
kita oleh karena kita harus berhati dalam berucap. Allah bersifat Al-Basir
bahwasannya Allah melihat segala aktivitas kita yang dilakukan oleh karenanya
berhati-hatilah dalam beraktivitas karna aka nada yang selalu melihat kita.
b. Tindak Lanjut
Penugasan/merencanakan pertemuan selanjutnya
Guru: “Anak-anak
untuk tugas kalian kerjakan buku paket hal 23-24 minggu depan dikumpulkan, dan
untuk pertemuan selanjutnya kalian baca atau sumber lainnya yang membahas
mengenai shalat berjamah karna itu akan menjadi materi pembahasan dipertemuan
kita selanjutnya
Guru:“anak-anak
kita akhiri pembelajaran pada hari ini dengan mengucap Alhamdulillah”.
Anak-anak:”Alhamdulillah
Hirabbil Aalamiin”.
Komentar
Posting Komentar